Wow...today is friday, the 13th lh...ehe...ring a bell??? the thriller trilogy a...aku lg d hstl ni...cna ni? wat if...how if...wa!!! haha...mcm strez usulku...nada lh...ok kali a, mana ada stalker d sini ni...f mau, kmi brterus terang kali a...apakn? i better eat my stress free pills nw coz i don't sound right? am i losing my mind? wat if...how if...i'm the stalker? panat eyh...*LOL* jgn mare...semua ini hanyalh rekaan semata2...huhu...
Juz finished doing cleaning campaign d hstl...it was tiring but fun indeed!!! Yg sioknya...my group main air...haha...tp nda lama a2 karing tia blik...coz 2dy is HOT!...iath tu...leena...f ko ada, lg kami siuk tu...coz c sur & khaty sama grp wif me...n c khaty lh malar jd mangsa, t kana air sja..juz imagine seluarnya till waistnya ani bh bsah oleh kami...ehe...tp, udh kn mkn...karing tia...ehe...miz u oredi babe!!! tpnya kn, f ko ada td, ko pun kmi siram sma air...biar ko kebasahan.. *my evil laugh* apakn...ehe...
Aftr dis...i wana fully concentrate buat my HRM & revise ITF coz ada xm esk...huhu...nw, aku kn ZZzzZZ dulu ayte...ehe...
Truly soaked wif water & clean...Neesa
+ BRUNEI TIME +
Friday, June 13, 2008
Wednesday, June 11, 2008
Randomly chosen
I was browsing My Pictures folder td n saw these...ehe...they were taken tym ITF tutorials...i prefer tym tutorial coz dpt interact wif lecturer directly instead of tym lecture which combines all mngt, banking n acc smua...for me, its too cramped n possibility my brain cramped n aku jd blur pn high jua...ehe...
Lately, i tend to pay more attention for ITF coz bru tah ku pham wat it's all abt...so, as a remembrance or appreciation for myself, evrytym abis tutorial...aku msti take pictures of my own notes...huhu...saja2...boring ku wh nada papa kn dbuat aftr dat...sementara kn menunggu lunch hr, baik ku tke pictures kn?...darn!
Cnath my handwritings? lawakn..*LOL* Btw, dis sat ada ITF test...hmm,basar lagi weightage nya tu...f nda silap, 40% of total CW...huhu...mana lg kn mncari a...so,i better be prepared dis tym...tym 1st assignment ari2, buat last min...hmm...i shud have done better...iath, ani msti dbanar banari ni, nda blh d main maini...apakn? Abis malay ku a...ehe...




Truly kn blajar ITF...Neesa
Lately, i tend to pay more attention for ITF coz bru tah ku pham wat it's all abt...so, as a remembrance or appreciation for myself, evrytym abis tutorial...aku msti take pictures of my own notes...huhu...saja2...boring ku wh nada papa kn dbuat aftr dat...sementara kn menunggu lunch hr, baik ku tke pictures kn?...darn!
Cnath my handwritings? lawakn..*LOL* Btw, dis sat ada ITF test...hmm,basar lagi weightage nya tu...f nda silap, 40% of total CW...huhu...mana lg kn mncari a...so,i better be prepared dis tym...tym 1st assignment ari2, buat last min...hmm...i shud have done better...iath, ani msti dbanar banari ni, nda blh d main maini...apakn? Abis malay ku a...ehe...
Truly kn blajar ITF...Neesa
Tuesday, June 10, 2008
Me being vain
I didn't see him 2dy...hmm...kwn nya malar plng ku tjmpa...huhu...hmm, esk ada test bpc...aftr dis, practise lagi lh...f it's a lab-based test, kalah ku ni...ehe...hope everything went well esk ptg...Insya Allah...
Sunday, June 08, 2008
Sepucuk Surat Cinta
Kepada
Fahri bin Abdillah, seorang mahasiswa
dari Indonesia yang lembut hatinya dan berbudi mulia
Assalamu’alaikum warahmatullah wa barakatuh.
Kepadamu kukirimkan salam terindah, salam sejahtera para penghuni surga. Salam yang harumnya melebihi kesturi, sejuknya melebihi embun pagi. Salam hangat sehangat sinar mentari waktu dhuha. Salam suci sesuci air telaga Kautsar yang jika direguk akan menghilangkan dahaga selama-lamanya. Salam penghormatan, kasih dan cinta yang tiada pernah pudar dan berubah dalam segala musim dan peristiwa.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Entah dari mana aku mulai dan menyusun kata-kata untuk mengungkapkan segala sedu sedan dan perasaan yang ada di dalam dada. Saat kau baca suratku ini anggaplah aku ada dihadapanmu dan menangis sambil mencium telapak kakimu karena rasa terima kasihku padamu yang tiada taranya.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Sejak aku kehilangan rasa aman dan kasih sayang serta merasa sendirian tiada memiliki siapa-siapa kecuali Allah di dalam dada, kaulah orang yang pertama datang memberikan rasa simpatimu dan kasih sayangmu. Aku tahu kau telah menitikkan air mata untukku ketika orang-orang tidak menitikkan air mata untukku.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Ketika orang-orang di sekitarku nyaris hilang kepekaan mereka dan masa bodoh dengan apa yang menimpa pada diriku karena mereka diselimuti rasa bosan dan jengkel atas kejadian yang sering berulang menimpa diriku, kau tidak hilang rasa pedulimu. Aku tidak memintamu untuk mengakui hal itu. Karena orang ikhlas tidak akan pernah mau mengingat kebajikan yang telah dilakukannya. Aku hanya ingin mengungkapkan apa yang saat ini kudera dalam relung jiwa.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Malam itu aku mengira aku akan jadi gelandangan dan tidak memiliki siapa-siapa. Aku nyaris putus asa. Aku nyaris mau mengetuk pintu neraka dan menjual segala kehormatan diriku karena aku tiada kuat lagi menahan derita. Ketika setan nyaris membalik keteguhan imanku, datanglah Maria menghibur dengan segala kelembutan hatinya. Ia datang bagaikan malaikat Jibril menurunkan hujan pada ladang-ladang yang sedang sekarat menanti kematian. Di kamar Maria aku terharu akan ketulusan hatinya dan keberaniannya. Aku ingin mencium telapak kakinya atas elusan lembut tangannya pada punggungku yang sakit tiada tara. Namun apa yang terjadi Fahri?
Maria malah menangis dan memelukku erat-erat. Dengan jujur ia menceritakan semuanya. Ia sama sekali tidak berani turun dan tidak berniat turun malam itu. Ia telah menutup kedua telinganya dengan segala keributan yang ditimbulkan oleh ayahku yang kejam itu. Dan datanglah permintaanmu melalui sms kepada Maria agar berkenan turun menyeka air mata dukaku. Maria tidak mau. Kau terus memaksanya. Maria tetap tidak mau. Kau mengatakan pada Maria: ‘Kumohon tuturlah dan usaplah air mata. Aku menangis jika ada perempuan menangis. Aku tidak tahan. Kumohon. Andaikan aku halal baginya tentu aku akan turun mengusap air matanya dan membawanya ke tempat yang jauh dari linangan air mata selama-lamanya. Maria tetap tidak mau.” Dia menjawab: “Untuk yang ini jangan paksa aku, Fahri! Aku tidak bisa.” Kemudian dengan nama Isa Al Masih kau memaksa Maria, kau katakan, “Kumohon, demi rasa cintamu pada Al Masih.” Lalu Maria turun dan kau mengawasi dari jendela. Aku tahu semua karena Maria membeberkan semua. Ia memperlihatkan semua kata-katamu yang masih tersimpan dalam handphone-nya. Maria tidak mau aku cium kakinya. Sebab menurut dia sebenarnya yang pantas aku cium kakinya dan kubasahi dengan air mata haruku atas kemuliaan hatinya adalah kau. Sejak itu aku tidak lagi merasa sendiri. Aku merasa ada orang yang menyayangiku. Aku tidak sendirian di muka bumi ini.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Anggaplah saat ini aku sedang mencium kedua telapak kakimu dengan air mata haruku. Kalau kau berkenan dan Tuhan mengizinkan aku ingin jadi abdi dan budakmu dengan penuh rasa cinta. Menjadi abdi dan budak bagi orang shaleh yang takut kepada Allah tiada jauh berbeda rasanya dengan menjadi puteri di istana raja. Orang shaleh selalu memanusiakan manusia dan tidak akan menzhaliminya. Saat ini aku masih dirundung kecemasan dan ketakutan jika ayahku mencariku dan akhirnya menemukanku. Aku takut dijadikan santapan serigala.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Sebenarnya aku merasa tiada pantas sedikit pun menuliskan ini semua. Tapi rasa hormat dan cintaku padamu yang tiap detik semakin membesar di dalam dada terus memaksanya dan aku tiada mampu menahannya. Aku sebenarnya merasa tiada pantas mencintaimu tapi apa yang bisa dibuat oleh makhluk dhaif seperti diriku.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Dalam hatiku, keinginanku sekarang ini adalah aku ingin halal bagimu. Islam memang telah menghapus perbudakan, tapi demi rasa cintaku padamu yang tiada terkira dalamnya terhunjam di dada aku ingin menjadi budakmu. Budak yang halal bagimu, yang bisa kau seka air matanya, kau belai rambutnya dan kau kecup keningnya. Aku tiada berani berharap lebih dari itu. Sangat tidak pantas bagi gadis miskin yang nista seperti diriku berharap menjadi isterimu. Aku merasa dengan itu aku akan menemukan hidup baru yang jauh dari cambukan, makian, kecemasan, ketakutan dan kehinaan. Yang ada dalam benakku adalah meninggalkan Mesir. Aku sangat mencintai Mesir tanah kelahiranku. Tapi aku merasa tidak bisa hidup tenang dalam satu bumi dengan orang-orang yang sangat membenciku dan selalu menginginkan kesengsaraan, kehancuran dan kehinaan diriku. Meskipun saat ini aku berada di tempat yang tenang dan aman di tengah keluarga Syaikh Ahmad, jauh dari ayah dan dua kakakku yang kejam, tapi aku masih merasa selalu diintai bahaya. Aku takut mereka akan menemukan diriku. Kau tentu tahu di Mesir ini angin dan tembok bisa berbicara.
Wahai orang yang lembut hatinya,
Apakah aku salah menulis ini semua? Segala yang saat ini menderu di dalam dada dan jiwa. Sudah lama aku selalu menanggung nestapa. Hatiku selalu kelam oleh penderitaan. Aku merasa kau datang dengan seberkas cahaya kasih sayang. Belum pernah aku merasakan rasa cinta pada seseorang sekuat rasa cintaku pada dirimu. Aku tidak ingin mengganggu dirimu dengan kenistaan kata-kataku yang tertoreh dalam lembaran kertas ini. Jika ada yang bernuansa dosa semoga Allah mengampuninya. Aku sudah siap seandainya aku harus terbakar oleh panasnya api cinta yang pernah membakar Laila dan Majnun. Biarlah aku jadi Laila yang mati karena kobaran cintanya, namun aku tidak berharap kau jadi Majnun. Kau orang baik, orang baik selalu disertai Allah.
Doakan Allah mengampuni diriku. Maafkan atas kelancanganku.
Wassalamu’alaikum,
Yang dirundung nestapa,
Noura
(*adapted from AYAT AYAT CINTA by Habiburrahman Saerozi)
P/S: Shhh...i love the one in red most...it's different n sumhow those phrases caught my attention...definitely! Fahri is romantic but know his own limitations on women which is awesome and cool...and the author know how to manipulate the story line n turned it into a WOW factor for me!
Truly Ayat² Cinta fan...Neesa
Wednesday, June 04, 2008
One moment in time
Been busy lately...a lot of things need to be taken care of and i'm kinda not prepared for all of it...sumtyms nda tau which needs to be settle first...what a life! Well, must tahan n it's definitely not an option for me to fool around...i had to keep going jua since this is the path i chose to take...2 yrs back,i quit my job n choose to further my study instead. The job paid well plng and i got to buy watever my heart desired at that tym without evn asking for permission frm my parents...i got to be in charged of my own spending behaviour coz i earned it...it's like a theraphy for me aftr 1 mnth of working...come to think of it, it was a moment to miss...wa!!!
Since i continued studying, evrything kinda constraint jua lh...but i can still managed. My past experiences in working life had make me a better individual and as a result, i had improved my skills in many ways especially 'my shyness yg nda kana pada tmpt'...huhu. It really did changed me...if not, i'll definitely be having a culture shock tym SWE last year...ehe...so glad that it turned out to be my another eye-opening experience...
What i have done today? Did i perform any better? Frankly, all went well during tutorials...i managed to "absorb" watever yg d'kurapak'kn by my lecturers..but i'm not gonna lie yg towards lunch hour, my battery went low and i cudn't concentrate much...i began to do my own things instead of listening to watever being taught in class...seperti melukis2 rh my notes,abis ppr ku panuh due to my creativity...haha...
Hmm...everything was preety much common except that tym balik, i accidentally saw him...it's been a while we didn't talk to each other...we communicate thru' other medium sja..but, i'm fine with it...each one of us has responsibility towards each other n family jua kn,so..i'm definitely not complaining...juz imagine,i was really,really exhausted aftr full day of skul-ing, dat's around 6 hrs of full concentration towards study,but for me...it really can't outdone those few minutes of being with him...i ended up smiling on my way back to hstl...ehe...*saya berasa amat gembira kerna adanya dia*
So...the moral for me 2dy:
1. A happy moment is hard to get...so, look arnd, aftr u found it, grab and plz treasured it!!!
2. Even u had a bad morning, night, week or wat so evr...try to cheer urself by doing simple, little things dat will make u feel happy, dat will take ur minds 'off' of things for a while...i noe it won't help u solving watevr probs u hv, but at least,it can ease ur burden...am i ryte? It can be as simple as talking to ur love one, evn for a minute or playing ur fav sports such as badminton or netball...
3. Think positive coz when u believe n work for it...everything will falls onto place...
4. Seek for help f u really,really in need of it...it's not a competition of who's the toughest n bravest...juz be true and be urself...look arnd u n u'll find someone who's are willing to help u go thru' wif ur hard tyms...
5. Identify ur 'highs' n 'lows' at the end of the day n work it out for the better...
Truly Myself... Neesa ^_^
Since i continued studying, evrything kinda constraint jua lh...but i can still managed. My past experiences in working life had make me a better individual and as a result, i had improved my skills in many ways especially 'my shyness yg nda kana pada tmpt'...huhu. It really did changed me...if not, i'll definitely be having a culture shock tym SWE last year...ehe...so glad that it turned out to be my another eye-opening experience...
What i have done today? Did i perform any better? Frankly, all went well during tutorials...i managed to "absorb" watever yg d'kurapak'kn by my lecturers..but i'm not gonna lie yg towards lunch hour, my battery went low and i cudn't concentrate much...i began to do my own things instead of listening to watever being taught in class...seperti melukis2 rh my notes,abis ppr ku panuh due to my creativity...haha...
Hmm...everything was preety much common except that tym balik, i accidentally saw him...it's been a while we didn't talk to each other...we communicate thru' other medium sja..but, i'm fine with it...each one of us has responsibility towards each other n family jua kn,so..i'm definitely not complaining...juz imagine,i was really,really exhausted aftr full day of skul-ing, dat's around 6 hrs of full concentration towards study,but for me...it really can't outdone those few minutes of being with him...i ended up smiling on my way back to hstl...ehe...*saya berasa amat gembira kerna adanya dia*
So...the moral for me 2dy:
1. A happy moment is hard to get...so, look arnd, aftr u found it, grab and plz treasured it!!!
2. Even u had a bad morning, night, week or wat so evr...try to cheer urself by doing simple, little things dat will make u feel happy, dat will take ur minds 'off' of things for a while...i noe it won't help u solving watevr probs u hv, but at least,it can ease ur burden...am i ryte? It can be as simple as talking to ur love one, evn for a minute or playing ur fav sports such as badminton or netball...
3. Think positive coz when u believe n work for it...everything will falls onto place...
4. Seek for help f u really,really in need of it...it's not a competition of who's the toughest n bravest...juz be true and be urself...look arnd u n u'll find someone who's are willing to help u go thru' wif ur hard tyms...
5. Identify ur 'highs' n 'lows' at the end of the day n work it out for the better...
Truly Myself... Neesa ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)